Jumat, 10 Juni 2011

Bocah 11th Ditangkap Karena Mengancam Guru Dengan Gambar Pistol dan Tongkat

Ketika di SD dulu, saya punya guru favorit dan saya juga punya guru yang paling menjengkelkan. Mungkin guru itu baik, tapi entah kenapa di mata saya beliau ini menjengkelkan sekali. Ingin sekali rasanya melempar kertas ke punggung beliau ketika sedang menulis di papan tulis.




Kejadian berikut ini mungkin sama seperti yang saya alami dulu. Seorang bocah 11 tahun ditangkap polisi karena mengancam guru dengan gambar pistol dan tongkat (dailymail.co.uk). Hanya saja saya tidak sampai berurusan dengan yang berwajib.


Adalah seorang bocah bernama Tim dari Arvada, Colorado, yang dijemput polisi di rumahnya untuk dijebloskan ke penjara setelah membuat sebuah gambar bertuliskan 'guru harus mati'.





Sesungguhnya Tim sedang menjalani terapi di Attention Deficit Disorder. Membuat gambar tersebut hanya sebagai ungkapan kemarahan, seperti yang dianjurkan oleh terapisnya, Dr Patrick Bacon, "... jika kamu sedang marah, buatlah sebuah gambar, itu lebih baik daripada mengganggu kegiatan kelas."





Setelah melakukan gambar dengan pensil, Tim merasa lebih tenang. Kemudian gambar tersebut dibuangnya ke sampah. Tetapi guru mengambilnya, membawa ke kepala sekolah untuk kemudian melapornya ke polisi.


"Saya tidak menemukan kesalahan apapun pada anak saya," kata ibu Tim. "Dia hanyalah seorang bocah 11 tahun dan tidak ada maksud untuk merugikan siapapun."

Polisi sudah memutuskan untuk memberikan hukuman percobaan. Jika Tim berkelakuan baik, maka akan segera dilepaskan.


Apakah ini pantas untuk bocah berusia 11 tahun?

sumber : http://wahw33d.blogspot.com/2011/06/bocah-11th-ditangkap-karena-mengancam.html#ixzz1Orp1qi9Q

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar